Menembus Ruang dan Waktu dengan Mesin Waktu...........
Awal tahun 2003, nama Andrew Carlssin terpampang di media luar negeri.
Andrew Carlssin ditangkap badan penyelidik Amerika FBI (Federal Bureau
of Investigation) karena dicurigai melakukan insider trading, Carlssin
tidak pernah gagal dalam 126 trading dalam waktu dua minggu. Para jagoan
trader di wall street selama bertahun-tahun tidak bisa melakukan hal
ini sehingga memunculkan kecurigaan, saat interogasi dengan FBI Carlssin
mengaku datang dengan mesin waktu dari tahun 2256. Pengetahuan
pergerakan pasar adalah sesuatu yang biasa baginya sehingga dia dapat
membuat keputusan-keputusan trading yang tidak akan meleset. Pengakuan
Carlssin tidak dipercaya begitu saja, untuk memperkuat pengakuannya
Carlssin memberitahukan tanggal berapa Amerika akan melakukan invasi ke
Irak dan ternyata prediksi Carlssin tidak meleset. Berita Andrew
Carlssin kemudian tidak terdengar lagi dan tidak ada media yang meliput,
belakangan FBI malah menyangkal kalau pernah menangkap Carlssin.
Andrew Carlssin mengaku menggunakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu tapi dia menolak memberitahukan lokasi mesin waktu yang digunakannya karena kuatir akan disalahgunakan, sedangkan John Titor mengaku melewati black hole mini untuk melakukan time travel. Mengenai black hole mini, percobaan CERN masih berlanjut setelah kerusakan yang disebabkan seekor burung pada mesin LHC mereka.
Berita Andrew Carlssin berakhir begitu saja seperti postingan John Titor di Internet, apakah cerita mereka adalah hoax, saya tidak tahu pasti. Andrew Carlssin sama misteriusnya dengan John Titor, misterius seperti pergerakan waktu yang tidak seorang pun saat ini dapat menebak kemana waktu akan membawa kita…..
Beberapa nama mengaku sebagai manusia masa depan dan telah melakukan perjalanan menembus waktu, mereka sekedar mampir ke masa kini untuk keperluan tertentu ataupun mengemban misi khusus. Salah satunya adalah John Titor, mengaku sebagai prajurit Amerika dari tahun 2036, banyak yang menganggap cerita John Titor adalah hoax, karena ada beberapa ceritanya yang tidak terbukti.
Bila kita bicara tentang misteri perjalanan menembus waktu, pasti tidak akan terlepas dari teori Einstein. Albert Einstein berteori bahwa ruang dan waktu saling berhubungan dan menyajikan teori gravitasi dalam 16 persamaan.
Awal tahun 2003, nama Andrew Carlssin terpampang di media luar negeri.
Andrew Carlssin ditangkap badan penyelidik Amerika FBI (Federal Bureau
of Investigation) karena dicurigai melakukan insider trading, Carlssin
tidak pernah gagal dalam 126 trading dalam waktu dua minggu. Para jagoan
trader di wall street selama bertahun-tahun tidak bisa melakukan hal
ini sehingga memunculkan kecurigaan, saat interogasi dengan FBI Carlssin
mengaku datang dengan mesin waktu dari tahun 2256. Pengetahuan
pergerakan pasar adalah sesuatu yang biasa baginya sehingga dia dapat
membuat keputusan-keputusan trading yang tidak akan meleset. Pengakuan
Carlssin tidak dipercaya begitu saja, untuk memperkuat pengakuannya
Carlssin memberitahukan tanggal berapa Amerika akan melakukan invasi ke
Irak dan ternyata prediksi Carlssin tidak meleset. Berita Andrew
Carlssin kemudian tidak terdengar lagi dan tidak ada media yang meliput,
belakangan FBI malah menyangkal kalau pernah menangkap Carlssin. Andrew Carlssin mengaku menggunakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu tapi dia menolak memberitahukan lokasi mesin waktu yang digunakannya karena kuatir akan disalahgunakan, sedangkan John Titor mengaku melewati black hole mini untuk melakukan time travel. Mengenai black hole mini, percobaan CERN masih berlanjut setelah kerusakan yang disebabkan seekor burung pada mesin LHC mereka.
Berita Andrew Carlssin berakhir begitu saja seperti postingan John Titor di Internet, apakah cerita mereka adalah hoax, saya tidak tahu pasti. Andrew Carlssin sama misteriusnya dengan John Titor, misterius seperti pergerakan waktu yang tidak seorang pun saat ini dapat menebak kemana waktu akan membawa kita…..
Beberapa nama mengaku sebagai manusia masa depan dan telah melakukan perjalanan menembus waktu, mereka sekedar mampir ke masa kini untuk keperluan tertentu ataupun mengemban misi khusus. Salah satunya adalah John Titor, mengaku sebagai prajurit Amerika dari tahun 2036, banyak yang menganggap cerita John Titor adalah hoax, karena ada beberapa ceritanya yang tidak terbukti.
Bila kita bicara tentang misteri perjalanan menembus waktu, pasti tidak akan terlepas dari teori Einstein. Albert Einstein berteori bahwa ruang dan waktu saling berhubungan dan menyajikan teori gravitasi dalam 16 persamaan.
Medan ruang & waktu adalah 4 dimensi, apabila gravitasi
dapat membuat waktu bergerak lambat maka mungkin juga dapat membuat
waktu bergerak lebih cepat dan menyebabkan terjadinya lekukan ruang
& waktu.
Gravitasi yang cukup kuat akan melekukkan ruang, maka waktu akan
terlekuk membentuk lorong, inilah konsep “lorong waktu” yang sering kita
lihat di film-film. Dengan bantuan laser yang bersilangan maka kita
dapat melompat kemasa depan atau kemasa lalu melalui “lorong waktu”, hal
ini dikemukakan oleh Prof. Ronald Mallett dimana ia menggunakan
persamaan Einstein yang dipadukan dengan penggunaan sinar laser. Secara
keseluruhan, apa yang dikemukakan Prof. Mallett sangatlah rumit, tapi
ini bukanlah ide gila.
Perjalanan menembus waktu memang sering dianggap gila dan mustahil untuk dilakukan, tapi ingat teori relativitas Einstein yang sepertinya memungkinkan ini terwujud.
Aroma skeptis semakin terasa dengan munculnya paradox tentang ini, yaitu bila anda kembali ke masa lalu dan membunuh nenek anda maka anda tidak akan pernah lahir kedunia dan akibatnya susunan waktu akan berubah. Tapi apabila ruang & waktu berbeda untuk setiap orang maka mungkin “ruang & waktu” John Titor berbeda dengan “ruang & waktu” kita, dan jika ruang & waktu berbentuk kurva, mungkin saja kurva waktu John Titor “berpotongan” dengan kurva waktu milik kita. Mungkin ini yang menyebabkan ada cerita John Titor tentang kejadian di masa depan tidak menjadi kenyataan, kurva waktu yang berpotongan mungkin juga yang memicu time travel.
Perjalanan menembus waktu memang sering dianggap gila dan mustahil untuk dilakukan, tapi ingat teori relativitas Einstein yang sepertinya memungkinkan ini terwujud.
Aroma skeptis semakin terasa dengan munculnya paradox tentang ini, yaitu bila anda kembali ke masa lalu dan membunuh nenek anda maka anda tidak akan pernah lahir kedunia dan akibatnya susunan waktu akan berubah. Tapi apabila ruang & waktu berbeda untuk setiap orang maka mungkin “ruang & waktu” John Titor berbeda dengan “ruang & waktu” kita, dan jika ruang & waktu berbentuk kurva, mungkin saja kurva waktu John Titor “berpotongan” dengan kurva waktu milik kita. Mungkin ini yang menyebabkan ada cerita John Titor tentang kejadian di masa depan tidak menjadi kenyataan, kurva waktu yang berpotongan mungkin juga yang memicu time travel.
Perjalanan Menembus Waktu dengan Mesin Waktu
Pada
tahun 1963, Ezra Newman, Theodore Unti, dan Louis Tamburino menemukan
suatu pemecahan yang baru – dan lebih gila dari pemecahan Godel - atas
persamaan matematik Einstein. Pemecahan mereka tidak berdasarkan suatu
alam semesta yang berotasi dan berisi debu, seperti yang dikatakan
Kurt Godel, tapi yang, di permukaannya, mirip suatu lubang hitam.
CTC dan Perjalanan Menembus Waktu
Sama
dengan pemecahan Godel, alam semesta ketiga fisikawan tadi membuka
kemungkinan bagi CTC dan perjalanan menembus waktu. Tapi mereka bertiga
mengajukan gagasan yang lebih berkembang dari gagasan Godel: ketika
mengitari lubang hitam sebanyak 360 derajat, Anda tidak akan berhenti di
tempat Anda mulai perjalananmu pertama kali. Yang sebenarnya terjadi,
Anda seperti hidup di suatu alam semesta model Riemann; Anda akan
kembali pada lembaran lain dari alam semesta. Topologi (ilmu tentang
sifat-sifat geometrik) dari suatu alam semesta model
Newman-Unti-Tamburino bisa dibandingkan dengan hidup pada suatu tangga
rumah berbentuk spiral. Kalau kita bergerak 360 derajat keliling tangga
ini, kita tidak akan tiba pada titik yang sama tempat kita mulai
bergerak, tapi pada anak tangga lain dari tangga rumah tadi. Hidup
dalam suatu alam semesta macam ini akan melampaui mimpi buruk kita yang
paling menakutkan karena akal sehat kita menjadi kacau sekali.
Sesungguhnya, alam semesta yang aneh ini begitu ekstrimnya sehingga ia
segera dijuluki alam semesta NUT; ini bukan saja huruf pertama nama
marga ketiga penciptanya melainkan juga suatu kata Inggris sehari-hari
untuk menyebut (secara berkelakar) seseorang yang sakit jiwa alias
sinting.
Ezra T. Newman, salah seorang fisikawan yang ikut meneliti kemungkinan mengadakan perjalanan menembus waktu.
Mula-mula,
para ahli teori relativitas menolak pemecahan NUT dengan cara yang
sama mereka menolak pemecahan Godel. Menurut para relativis, alam
semesta kita tampaknya tidak berkembang sesuai cara yang diramalkan
pemecahan NUT; karena itu, pemecahan mereka bertiga diabaikan karena
alasan eksperimental. Akan tetapi, sesudah beberapa dasawarsa, timbul
suatu banjir pemecahan-pemecahan aneh macam itu atas
persamaan-persamaan matematik Einstein yang memampukan perjalanan
menembus waktu. Di awal 1970-an, Frank J. Tipler dari Universitas
Tulane di New Orleans, Amerika Serikat, menganalisis ulang suatu
pemecahan tua atas persamaan-persamaan Einstein sebagaimana yang
ditemukan W.J. van Stockum pada tahun 1936, bahkan sebelum munculnya
pemecahan Godel. Pemecahan ini berasumsi bahwa ada sebuah silinder yang
berotasi dan yang panjangnya tak terkira. Secara cukup mengejutkan,
Tipler mampu menunjukkan bahwa pemecahan ini pun melanggar kausalitas.
Frank J. Tipler
Bahkan pemecahan Roy Kerr, seorang matematikawan Selandia Baru, ditunjukkan sebagai pemecahan yang memungkinkan perjalanan menembus waktu.
Pemecahannya mewakili pemerian yang paling realistik secara fisikal
tentang lubang-lubang hitam di luar angkasa. Kapal-kapal ruang angkasa
yang digerakkan oleh roket dan melewati pusat lubang hitam Kerr (dengan
asumsi kapal-kapal itu tidak dihancurkan dalam perjalanannya) bisa
melanggar kausalitas.
Roy Kerr
Teori
Kerr berawal dari tahun 1963 ketika dia menemukan suatu pemecahan yang
tepat atas persamaan-persamaan matematik Einstein. Dia berasumsi bahwa
bintang apa pun yang ambruk akan berpusing-pusing. Sebuah bintang yang
berotasi akan berakselerasi ketika ia mulai ambruk.
Kerr
menemukan bahwa sebuah bintang yang padat dan berotasi tidak ambruk
menjadi suatu titik. Yang sebenarnya terjadi, bintang yang
berpusing-pusing itu menjadi rata sampai ia akhirnya dipadatkan menjadi
suatu cincin, dengan ciri-ciri yang menarik. Seandainya sebuah satelit
ditembakkan ke dalam lubang hitam (yang dibentuk oleh sebuah bintang
yang ambruk ) dari samping, satelit itu akan mengenai cincin itu dan
dihancurkan sama sekali. Masih ada apa yang bisa disebut suatu “cincin
maut”, yang mengelilingi pusat lubang hitam itu. Akan tetapi, seandainya
sebuah satelit ruang angkasa ditembakkan ke dalam cincin itu dari atas
atau bawah lubang hitam itu, satelit itu akan mengalami suatu
lengkungan yang luas tapi terbatas; yaitu, forsa gravitasional tidak
akan ananta.
Pemecahan
Kerr menghasilkan suatu kesimpulan yang agak mengejutkan. Pemecahannya
berarti satelit ruang angkasa apa pun yang ditembakkan ke dalam sebuah
lubang hitam yang berpusing-pusing sepanjang sumbu rotasinya boleh
jadi, secara mendasar, bertahan terhadap medan gravitasional yang
sangat besar tapi terbatas di pusat lubang hitam itu. Satelit itu
langsung melaju ke alam semesta lain yang mencerminkan alam semesta
kita (mirror universe) tanpa dihancurkan oleh lengkungan yang ananta.
Alam
semesta cerminan adalah suatu gagasan utama yang berkembang dari teori
ilmu fisika kuantum tentang alam semesta paralel. Ilmu fisika kuantum
memperkirakan ada alam semesta yang sejajar dengan alam semesta kita.
Jumlah alam semesta paralel ini bukan satu melainkan tiga, empat atau
bahkan sejumlah yang tak terbatas.
Suatu
alam semesta paralel pada dasarnya adalah suatu salinan dari alam
semesta kita. Akan tetapi, alam semesta salinan ini agak berbeda dengan
alam semesta kita. Suatu teori mengatakan alam semesta yang agak
berbeda ini adalah suatu alam semesta cerminan. Ketika Anda melihat
dirimu di depan sebuah cermin yang besar, bagian yang berpasangan dari
tubuhmu yang tampak di cermin adalah kebalikan dari dirimu yang
berdiri di depan cerman. Misalnya, tangan kanan, telinga kanan, dan
mata kanan yang Anda lihat di cermin sesungguhnya adalah tangan kiri,
telinga kiri, dan mata kiri Anda di luar cermin. Serupa dengan dirimu
di luar dan di dalam cermin, alam semesta cerminan berisi kebalikan
dari diri Anda, seperti kebalikan dari perilaku dan keputusanmu di alam
semesta tempat Anda tinggal. Ketika Anda mengambil suatu keputusan di
alam semesta ini, suatu “Anda” di alam semesta cerminan mengambil
keputusan yang berlawanan dengan yang Anda ambil di alam semesta asli.
Ketika Anda, umpamanya, mengambil keputusan untuk terbang dengan
pesawat terbang Garuda dari Jakarta ke Singapura, suatu salinan “Anda”
di alam semesta cerminan mengambil keputusan untuk terbang dari
Singapura ke Jakarta atau malah tidak terbang Jakarta-Singapura.
Alam semesta cerminan sering divisualisasi dalam film rekaan ilmiah tenar, Star Trek. Anda
bisa menonton banyak contoh dari tokoh-tokoh film ini yang ada dalam
alam semesta cerminan. Untuk memahami alam semesta cerminan secara
audio-visual, cobalah akses www.youtube.com
lalu ketik di kotak Search: star trek – a history of the mirror
universe. Kliklah Search dan Anda akan dirujuk pada suatu video dengan
judul yang sama. Kliklah video itu untuk mendapatkan suatu pemahaman
mendasar yang singkat tentang alam semesta cerminan dalam film ini.
Tentu ada video lain tentang alam semesta cerminan dari youtube yang
bisa Anda klik untuk mendapat pemahaman yang lebih baik tentang alam
semesta paralel ini.
Jembatan Einstein-Rosen
Lalu,
dengan cara apakah alam semesta kita dan cerminannya dihubungkan?
Melalui jembatan Einstein-Rosen, suatu sarana hubungan antara kedua alam
semesta tadi dan dinamakan sesuai nama marga Einstein dan rekan
sekerjanya, Nathan Rosen. Jembatan ini yang berfungsi sebagai suatu
terowongan menghubungkan dua kawasan ruang-waktu; jembatan ini adalah
sebuah lubang cacing. Jadi, lubang hitam Kerr adalah suatu pintu gerbang
menuju suatu alam semesta yang lain.
Jembatan Einstein-Rosen, sebuah lubang cacing yang menghubungkan dua alam semesta yang berbeda.
Dalam
hubungan dengan pemecahan Roy Kerr, para fisikawan segera menemukan
bahwa singularitas tipe NUT bisa diselipkan ke dalam lubang hitam atau
alam semesta mengembang apa pun. Sesungguhnya, sekarang terbuka
kemungkinan untuk mempersiapkan sejumlah tak terbatas dari
pemecahan-pemecahan yang tidak sempurna atas persamaan-persamaan
matematik Einstein. Misalnya, bisa ditunjukkan bahwa setiap pemecahan
lubang cacing atas persamaan-persamaan Einstein bisa memampukan suatu
bentuk perjalanan menembus waktu.
Menurut
relativis Frank Tipler, “pemecahan atas persamaan medan bisa ditemukan
yang menunjukkan hampir jenis perilaku aneh apa pun.” Jadi, suatu
ledakan pemecahan yang tidak sempurna atas persamaan-persamaan Einstein
ditemukan yang pasti akan mengakibatkan Einstein merasa ngeri
seandainya dia masih hidup.
Dalam
artian tertentu, persamaan-persamaan Einstein seperti suatu kuda
Troya. Di permukaan, kuda itu tampak seperti suatu hadiah yang secara
ideal bisa diterima karena memberi kita lengkungan karena gravitasi
yang bisa kita amati dari cahaya bintang dan suatu penjelasan yang
kokoh tentang asal alam semesta. Akan tetapi, di dalam kuda itu
bersembunyi semua macam setan dan peri, yang membuka kemungkinan bagi
perjalanan antar-bintang melalui lubang-lubang cacing dan perjalanan
menembus waktu. Harga yang harus kita bayar untuk mengintai ke dalam rahasia-rahasia paling gelap dari alam semesta
adalah keruntuhan secara potensial dari beberapa keyakinan kita yang
paling umum tentang dunia kita – bahwa ruangnya hanya berhubungan dan
sejarahnya tidak bisa diubah.
Pertanyaan
Tapi
pertanyaannya masih tetap ada: Apakah CTC ini bisa ditolak berdasarkan
alasan-alasan eksperimental saja, seperti yang dilakukan Einstein,
atau apakah seseorang bisa menunjukkan bahwa CTC secara teoritis bisa
terlaksana lalu benar-benar membuat suatu mesin waktu?.......
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletebaru tahu saya
ReplyDelete